Sabtu, 11 Oktober 2014

SISTEMATIKA ATAU FORMAT PENULISAN KTI



Sedikit gambaran tentang ciri-ciri karya ilmiah di atas, kini dapat kita
bawa ciri-ciri tersebut dalam penerapan menulis. Agar karya yang kita tulis dapat
dipandang sebagai ilmiah, maka harus mengikuti alur pikir yang runtut sebagai
sistematika penulisan, yaitu (1) Latar belakang, (2) tujuan penulisan, (3) kajian
pustaka, (4) pembahasan, (5) kesimpulan, dan (6) daftar pustaka.

1. Latar belakang masalah

Dalam latar belakang dikemukakan “ganjalan” yang ada dalam
pikiran penulis, berupa ketidakpuasan penulis terhadap hal-hal yang
diperoleh dari pengamatan terhadap kejadian sehari-hari, baik yang dialami
sendiri maupun orang lain. Ganjalan ini dirasakan oleh penulis karena dirinya
mengetahui seperti apa seharusnya, padahal yang terjadi tidak seperti itu.
Oleh karena itu rumusannya harus jelas, bagaimana keadaan yang ada,
kemudian bagaimana seharusnya. Penulisan ini tidak harus demikian, tetapi
dapat dibalik, yang seharusnya dulu, baru kejadian atau kondisi yang ada.
Jika dari kejadian yang tidak memuaskan ini penulis mempunyai jalan keluar
yang baik dan logis, dalam bagian ini dituliskan secara ringkas gagasan untuk
mengatasinya.

2. Tujuan penulisan

Bagian kedua dari KTI ialah menyatakan hal-hal yang diharapkan
dapat dikemukakan setelah penulisan selesai. Rumusan tujuan ini sebaiknya
disusun sedemikian rupa sehingga jelas, rinci dan menarik bagi pembaca
sehingga pembaca tersebut ingin sekali melanjutkan membaca apa yang
dikemukakan.

3. Kajian teori

Judul bagian ini tidak mengikat, boleh “Kajian teori”, boleh “Kajian
pustaka”, atau ”Landasan teori”. Yang penting adalah bahwa isinya
menunjukkan adanya teori-teori yang diperoleh penulis dari membaca buku
atau sumber lain, dengan menyebutkan dari mana asal teori tersebut diambil.
Penulisan sumber kajian teori tidak harus dengan catatan kaki (foot note),
tetapi ditulis langsung dalam kurung di belakang kutipan, atau disebutkan
nama dalam teks kemudian tahun dan halaman dituliskan dalam kurung.
Mungkin ada yang ingin tahu berapa banyaknya sumber yang harus
dibaca untuk mendukung gagasan penulis, tidak ada batas yang mengikat.
Sebagai dasar yang dapat dipertimbangkan adalah kepantasan, misalnya 4
atau 5 sumber asal tepat dan cukup kuat difungsikan sebagai landasan
gagasannya. Kutipan tersebut bukan hanya ditulis dalam bentuk tumpukan
tulisan saja tetapi diberi pengkait sehingga tampak alur pikir penulis. 
Disinilah letak penilainnya, karena karya tulis ilmiah merupakan karya
yang menunjukkan kualitas penulis dalam menyusun sebuah karya. Alur pikir
penulis dapat diketahui antara lain dari kemampuan memanfaatkan pikiran
orang lain untuk buah pikirannya.

4. Pembahasan

Dibandingkan dengan bagian-bagian sebelumnya, bagian inilah yang
paling penting dan merupakan bagian yang selalu dicermati oleh penilai. Dari
bagian inilah dapat diketahui bagaimana gagasan penulis dalam memecahkan
masalah (“ganjalan”) yang dikemukakan pada latar belakang masalah.
Meskipun bagian yang lain terbaca banyak dan terkesan ilmiah, tetapi kalau
tidak ada bagian pembahasan, karya tulisnya tidak dapat diterima. Isi
pembahasan tidak boleh menyimpang dan harus dilandasi teori-teori yang
sudah dikutip. Semakin banyak dan runtut isi pembahasan, penilai langsung
terkesan bahwa karya ini baik dan dapat diterima.

5. Kesimpulan

Bagian terakhir dari karya tulis ilmiah adalah kesimpulan. Urutan isi
bagian ini harus sinkron dengan tujuan yang sudah ditulis dalam bagian
kedua. Dalam hal ini penulis tidak harus terikat pada banyaknya nomor yang
dituliskan dalam tujuan, tetapi isinya harus lengkap menunjukkan bahwa
tujuan sudah tercapai dan tertuang dalam kesimpulan.

6. Daftar pustaka

Daftar pustaka merupakan bagian penutup dari sebuah karya
ilmiah. Daftar pustaka bukan “pajangan”agar karya yang ditulis dipandang cukup ilmiah. 
Fungsi daftar pustaka adalah penuntun bagi pembaca yang mungkin masih ingin tahu lebih jauh dari apa yang sudah dikutip isinya oleh penulis. Oleh karena itu sumber-sumber yang
didaftar dalam bagian ini hares betul-betul sinkron dengan teori yang
dituliskan dalam kajian teori, artinya harus pas (tidak kurang dan tidak lebih).
Untuk sumber kajian ini ada hal yang perlu diketahui oleh penulis,
yaitu agar sedapat mungkin membatasi penggunaan kamus sebagai sumber.
Apa yang tertulis di dalam kamus bukan teori tetapi baru merupakan batasan
batasan pengertian. Yang diperlukan adalah dukungan teori, sedangkan
batasan pengertian baru berstatus sebagai penguat dari pengertian yang kita
ambil.

Tambahan :


KARYA TULIS ILMIAH YANG BAIK

Salah seorang penilai nasional Prof. Dr. Ir. Suhardjono dosen tetap Universitas Brawijaya,Malang menyusun sebuah pedoman penulisan KTI yang mudah diingat, yaitu APIK, singkatan dari Asli, Perlu, Ilmiah, dan Konsisten. Pedoman tersebut kini digunakan sebagai acuan penilaian oleh semua penilai pusat, baik yang ada di pusat sendiri maupun di daerah. Jika karya tulis dinilai dengan dasar
acuan ini, berarti bahwa acuan tersebut sekaligus dapat digunakan sebagai acuan bagi guru untuk menyusun karya tulisnya. Dalam acuan ini dikemukakan kondisi negatif, dengan maksud agar penulis menghindarinya.

1. A = As1i

KTI harus asli yaitu merupakan karya diri si penulis,bukan mengutip karya orang lain, bukan dibuatkan oleh orang lain, atau menjiplak di sana-sini dan gabungan dari karya orang lain.

Bukti KTI tidak asli :
  • Terdapat bagian-bagian tulisan atau sebagian besar tulisan “mirip” skripsi atau tesis, misalnya ucapan terimakasih pada dosen pembimbing, terdapat kata-kata “skripsi” atau “tesis”.
  • Tanggal penelitian tidak sama dengan tanggal pengesahan KTI.
  • Terdapat petunjuk lokasi yang berbeda dengan tempat tinggal penulis.
  • Data dan analisis terlalu muluk, seperti penulis yang mendapat bimbingan secara intensif.
  • KTI sama dengan karya orang lain dengan judul sama atau berbeda tetapi tampak hanya diubah istilah-istilahnya.
  • Hasil KTI yang tidak masuk akal, dalam satu tahun lebih dari 2 penelitian.

2. P = Perlu

Membuat KTI bukan pekerjaan yang mudah, dan bukan hanya dengan maksud yang sifatnya sementara, tetapi untuk jangka panjang, yaitu pengembangan profesinya. Bagi guru, jangkauan lebih jauh adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa/mahasiswa, karena mereka adalah subjek yang harus kita bantu. Jadi sebuah KTI perlu apabila untuk kepentingan guru atau siswa/mahasiswa.

Bukti bahwa KTI tidak atau kurang perlu:

  • Masalah yang dikaji terlalu luas, tidak langsung berhubungan dengan upaya pengembangan profesi penulis.
  • Masalah yang ditulis meskipun sempit tetapi tidak menunjukkan adanya kegiatan nyata penulis dalam peningkatan profesinya.
  • Permasalahan yang ditulis sangat mirip dengan karya-karya orang lain(sudah banyak ditulis oleh penulis lain, hanya mengulang-ulang, tidak memberikan kemanfaatan baru).


3. I = Ilmiah

KTI dikatakan ilmiah jika

  • (1) permasalahan yang dikaji berada di khasanah keilmuan.
  • (2) menggunakan kriteria kebenaran ilmiah
  • (3) menggunakan metode ilmiah
  • (4) memakai tatacara penulisan ilmiah

Bukti bahwa KTI tidak termasuk ilmiah:

  • Masalah yang dibahas berada di luar khasanah keilmuan
  • Latar belakang masalah tidak jelas sehingga tidak dapat menunjukkan manfaat pengembangan keilmuan.
  • Rumusan masalah tidak jelas atau bahkan tidak ada rumusan masalah
  • Apa yang dikemukakan sebagai kebenaran tidak didukung oleh teori,kebenaran fakta atau kebenaran analisisnya.
  • Landasan teori perlu diperluas dan disesuaikan dengan tujuan yang akan dicapai melalui tulisannya.
  • Bila KTInya berupa laporan hasil penelitian, metode yang digunakan belum benar, tampak dari penentuan variabel, populasi dan sampel, data yang dikumpulkan serta cara yang digunakan, metode analisis, menarik kesimpulan dari kaitannya dengan pembahasan tidak benar.
  • Kesimpulan tidak sinkron dengan rumusan masalah, mungkin belum atau tidak menjawab permasalahan yang diajukan.


4. K = Konsisten

Karya yang ditulis harus sesuai (konsisten) dengan kompetensi penulis dan sesuai dengan tujuan penulis dalam mewujudkan karya tulis.

Bukti bahwa KTI tidak konsisten:

  • KTI yang ditulis tidak sesuai dengan tugas si penulis.
  • KTI yang ditulis tidak sesuai dengan latar belakang keahlian atau tugas pokok penulis.
  • Masalah yang dikaji tidak berkaitan langsung dengan upaya penulis untuk mengembangkan profesinya sebagai guru atau kepala sekolah
  • Isi dalam tulisan tiudak menunjukkan keruntutan sejak awal sampai atau baik secara sepotong-sepotong atau berkesinambungan.

Spesial thanks for Lia Yuliana, M.Pd

Sabtu, 09 Februari 2013

Cara Mengetahui Tingkat IQ Anda




Intelegent quotient atau IQ ialah angka yang mana menjelaskan tingkat kecerdasan seseorang yang dibandingkan dengan sesamanya dalam satu populasi. Definisi asli dari IQ adalah mengukur kecerdasan dari anak-anak ketika: IQ adalah sebuah rasio dari umur secara mental dibagi umur secara fisik dan dikalikan dengan angka 100. Umur secara mental dihitung berdasarkan dasar dari rata-rata hasil di dalam sebuah tes yang dibagi dalam setiap kategori umur.


Jenis-jenis dari test IQ

Terdapat dua jenis dari test IQ:
1) Verbal - Jenis ini menentukan tingkat kemampuan untuk menemukan konsep umum dari contoh yang disajikan: "anjing, kucing, singa = hewan", menentukan konsep yang tidak berkaitan dengan kelompok: "burung, kelinci, monyet, mobil", menemukan keteraturan dalam angka-angka: "11,12,14,17,21", memecahkan deretan angka, dan lain-lain.

2) Non-verbal - Ini adalah tes yang didesain untuk mengukur kemampuan dalam membentuk kubus, mengorganisasikan gambar-gambar dari waktu tertentu dan urutan logika, membangun bentuk-bentuk dari bagian-bagian tertentu, dan lain-lain. Beberapa tes ini sering kali ditujukan untuk menjelajahi pikiran abstrak anda, atau yang kompleks maupun yang mendetail.

 Ingatlah bahwa ketika anda menentukan untuk mengambil sebuah tes IQ, baik secara fisik maupun mental anda haruslah terasa santai, dan lakukanlah secara serius, yang mana akan membawa anda menjadi terkonsentrasi secara penuh.

Hmmmm,,,,pasti ada yang penasaran dengan seberapa jauh sih tingkat IQ nya.
Tenang aja gan,disini kita akan disajikan beberapa pertanyaan dan dari jawaban kita tersebut akan diketahui seberapa jauh tingkat Intelektual kita..

Oke lansung aja gan,Klik link dibawah untuk memulai pertanyaannya

Test IQ

SEMOGA BERMANFAAT YA..

Selasa, 05 Februari 2013

Arti Bulan Kelahiran/Sifat Berdarkan Bulan Kelahiran

Benar atau tidak ternyata bulan kelahiran kita berkaitan erat dengan karakter yang terbentuk dalam diri kita sendiri,,adapun karakter yang disebutkan tersebut menurut saya pribadi ada benarnya juga,soalnya sudah saya buktikan dengan karakter diri saya sendiri,ternyata yang disebutkan karakternya 90% ada dalam diri saya..
Bagi teman teman yang perasaran langsung aja nih,dan tidak lupa saya ucapkan terimakasih pada kusimpan.com  karena tulisan ini adalah referensi dari situs tersebut.

Bulan Januari

Sifatnya :
  • Tenang dan berwibawa
  • Suka berterus terang dan tidak suka basa-basi
  • Pandai menyimpan rahasia dan bisa dipercaya
  • Disukai banyak orang karena selalu kelihatan ceria
  • Mandiri dan tidak suka meminta bantuan pada orang lain
  • Pandai mengatur keuangan
  • Agak pendiam dan lebih senang memperhatikan dirinya sendiri
  • Teliti dan tidak sembarangan melakukan pekerjaan.

Bulan Februari

Sifatnya :
  • Mempunyai hati yang tulus
  • Perasaannya peka dan mudah tersinggung
  • Senang dipuji dan selalu menuruti apa yang diinginkannya
  • Suka humor dan hormat pada siapa saja
  • Keras hati dan mempunyai pendirian tetap
  • Agak pemalas dan suka mengingkari janji

Bulan Maret

Sifatnya :
  • Baik hati dan suka menolong sesama.
  • Suka kehidupan yang serba wah.
  • Seleranya tinggi.
  • Tidak tegaan dan selalu memberi pada orang yang kesusahan.
  • Agak pemalu, namun jujur dan tidak pernah bohong.
  • Mudah terpengaruh dan tidak kuat menghadapi godaan.
  • Suka melalaikan kesehatan dirinya sendiri.

Bulan April

Sifatnya :
  • Tidak mau mengalah dan selalu ingin menang sendiri
  • Pembosan
  • Senang dipuji
  • Agak boros walau pandai mencari uang
  • Mempunyai otak yang cerdas namun tidak suka diperintah
  • Tak pernah memilih dalam berteman

Bulan Mei

Sifatnya :
  • Pandai menguasai perasaan
  • Pandai mengambil hati orang lain
  • Punya selera tinggi dan senang kehidupan yang serbah wah.
  • Senang menunda pekerjaan.
  • Agak boros walau rejekinya bagus.
  • Tidak suka basa-basi dan tidak senang dipuji.

Bulan Juni

Sifatnya :
  • Romantis dan suka menolong
  • Tidak mempunyai pendirian tetap
  • Suka berpikir yang muluk-muluk
  • Mudah tersinggung bila perasaanya tersentuh
  • Agak pemalas dan baru mau bekerja bila di iming-iming hasil besar
  • Selalu ceria walau hatinya sedang kesal.

Bulan Juli

Sifatnya :
  • Senang berkhayal
  • Kalau sudah marah, kata-katanya tajam
  • Tidak mempunyai pendirian tetap
  • Senang dipuji
  • Suka menolong pada sesama
  • Pandai bicara dan berotak cerdas
  • Agak pemalas

Bulan Agustus

Sifatnya :
  • Mempunyai perasaan yang peka/halus
  • Cepat tersinggung
  • Suka menghayal dan berpikiran yang muluk-muluk
  • Tidak mudah terpengaruh
  • Agak pemalas
  • Kalau bekerja lebih menuruti kehendak hatinya sendiri.

Bulan September

Sifatnya :
  • Mudah tersinggung dan cepat naik darah
  • Baik hati dan jujur
  • Bisa menyimpan rahasia
  • Suka berfoya-foya
  • Pandai menyimpan uang namun tidak pelit
  • Suka menolong sesama dan pandai mendidik anak

Bulan Oktober

Sifatnya :
  • Berjiwa besar dan mau mengalah
  • Pandai bicara
  • Cerdas dan baik hati
  • Memiliki tekad yang kuat
  • Tidak sabaran dan agak boros
  • Pikirannya tidak tetap dan selalu berubah-ubah

Bulan November

Sifatnya :
  • Tabah dan kuat dalam menghadapi segala cobaan
  • Pandai mengerjakan setiap pekerjaan
  • Pandai mengambil hati orang lain
  • Agak pemalas dan suka menunda pekerjaan
  • Banyak berpikir
  • Agak pendendam dan tidak mudah memberi maaf pada orang yang bersalah
  • Keras hati

Bulan Desember

Sifatnya :
  • Mudah menaruh rasa percaya pada orang lain
  • Kalau mengerjakan sesuatu suka tergesa-gesa
  • Tidak sabaran
  • Tidak mau mengalah dan selalu ingin menang sendiri
  • Mudah terpengaruh
  • Jujur dan baik hati\
  • Pemborosan dan suka memaksakan kehendak 

Tentang BIDIKMISI 2013

Bidik Misi 2013 Syarat dan Pendaftaran - Bidik Misi 2013 ialah bantuan biaya pendidikan yang diberikan mendiknas untuk calon mahasiswa baru yang kurang mampu secara ekonomi namun memiliki potensi akademik yang bagus. Bidik Misi 2013 dimulai sebelum snmptn 2013. Selengkapnya informasi tentang bidikmisi 2013:

SELEKSI MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI YANG DIFASILITASI
  • Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)
  • Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)
  • Seleksi lokal (mandiri) masuk Perguruan Tinggi Negeri (difasilitasi 1 Perguruan Tinggi)
PEMBIAYAAN
Bidikmisi memberikan fasilitas kepada penerima program ini sebagai berikut:
  • Bantuan biaya hidup sesedikitnya sebesar Rp600.000 rupiah per bulan yang diberikan pada penerima langsung
  • Bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan sebesar besarnya Rp400.000 rupiah per bulan yang dikelola oleh perguruan tinggi untuk membebaskan biaya pendidikan.
  • Biaya kedatangan pertama (resettlement) yang diberikan 1 kali pada semester 1. Bantuan biaya hidup diberikan setiap bulan atau maksimal 3 bulan didepan kepada penerima dengan teknis yang diatur masing masing perguruan tinggi negeri.
Persyarat dan Prosedur Pendaftaran Bidik Misi 2013 lengkap dapat di download di link berikut:
Download aja

Rangkuman Pkn Tentang Ideologi Negara Kelas X Semester 2


Prospek Kerja Tenaga Perawat Kedepan


Sebagian besar calon perawat, dalam hal ini mahasiswa keperawatan banyak berpikir bahwa satu-satunya lahan kerja perawat di Indonesia adalah di Rumah Sakit atau Puskesmas. Sebagian lain berpikir, jika tidak jadi perawat di Rumah Sakit atau Puskesmas, bisa mencoba dunia pendidikan sebagai pengajar di insitusi keperawatan.

Mungkin tidak pernah terbayangkan bahwa sebenarnya peluang kerja perawat sangatlah banyak. Tinggal kita sebagai perawat bisa memilih jalur yang sesuai dengan kompetensi, minat dan bakat kita.

Sebagai gambaran saja bagi para calon perawat maupun yang sudah menjadi perawat, namun masih belum menemukan lahan kerja yang cocok dengan kompetensinya. Beberapa peluang kerja yang dapat diambil oleh perawat misalnya sebagai berikut.

1. Perawat Home Care


yang ini sudah tidak asing lagi mungkin bagi teman-teman. Ya, pelayanan Home Care belakangan ini sedang menjamur di beberapa negara berkembang, termasuk Indonesia.

2. Perawat Kesehatan Kerja (Occupational Health Nurse)
pertumbuhan ekonomi di Indonesia tidak terlepas dari munculnya berbagai perusahaan-perusahaan besar yang mampu meningkatkan pendapatan negara. Perusahaan-perusahaan tersebut tentunya memerlukan karyawan yang bahkan tidak sedikit jumlahnya. Nah, untuk menjamin kesehatan dan keselamatan para pekerjanya, banyak perusahaan menggunakan jasa OHN.

3. Perawat spesialis Enterpreneur



apa hubungannya? mungkin teman-teman bakal bertanya. Namun tidak menutup kemungkinan perawat juga punya jiwa berwirausaha.

4. Perawat Pendidik


semakin banyak kebutuhan akan perawat, maka semakin banyak pula bermunculan institusi keperawatan yang nantinya akan menelurkan perawat-perawat muda. Jadi, siap-siap saja bagi yang ingin menjadi pengajar/ pendidik.

5. Perawat Advokat




dewasa ini, banyak oknum-oknum yang memanfaatkan beban tugas dan tanggungjawab seorang perawat terhadap pasien untuk dijadikan kasus. untuk itu, sekiranya sangatlah perlu seorang perawat advokat melindungi profesi keperawatan dan kliennya dengan memahami hak dan tanggung jawab pemberi dan penerima jasa layanan keperawatan tersebut.

6. Perawat Peneliti


perawat peneliti sangat dihargai di berbagai negara. jadi, jika teman-teman ingin berkeliling dunia, lakukanlah dengan penelitian.

7. Perawat Politikus



mungkin agak ganjil kedengarannya. namun tidak menutup kemungkinan seorang perawat cakap dalam berpolitik. Beberapa kader partai besar, anggota DPR, dan lain-lain mempunyai latar belakang sebagai perawat. jadi, kenapa tidak dengan Anda?

8. Perawat Konsultan Kesehatan

Nah, ini mungkin yang paling gampang dilakukan. namun perlu pengetahuan mendalam dalam memahami kasus dan asuhan keperawatannya, agar benar-benar bisa disebut sebagai konsultan perawat profesional.

9. Perawat Teregistrasi (RN)


kelebihannya, teman-teman bisa bekerja di negara manapun dengan status Registered Nurse.

10. Perawat Komunitas
11. Perawat Maternitas
12. Perawat Manajer
13. Dll.



Sumber : http://ilmiki.blogspot.com/2012/03/peluang-kerja-perawat-tak-hanya-di.html?showComment=1360063998560#c115396315111198410

Rabu, 26 Desember 2012

Smart Defrag Portable

Met pgi nih gan,,bosan bangat dengan liburan gak ada kerjaan lain..
Ok deh agan semua,langsung aja yha..
Kadang-kadang laptop kita menjadi sengat lelet dan banyak aplikasi yang not responding.
Mengapa demikian ?
Kalau menurt saya sih,hal ini di karenakan terlalu banyaknya aplikasi yang agan install lalu di uninstall lagi,,
Nah hal inilah yang akhirnya memberatkan kinerja laptop agan semua dan semuanya itu menumpuk di Partisi Disk..
Hal ini dapat diatasi dengan mendefrag disk agan dengan aplikasi DISK DEFRAGMENTER bawaan windows agan,,tapi satu kelemahan aplikasi ini yaitu cara kerjanya yang lambat..
Ada aplikasi pihak ketiga yang dapat mendefrag disk agan dengan cepat.
Nama aplikasinya adalah Smart Defrag.. dengan kecepatan defrag yang lebih cepat dari defragment bawaan windows
Langsung aja bagi yang berminat


Di Sini Downloadnya

Semoga Bermanfaat amiiinnn !!!!